Rabu, 10 Desember 2008
TNI SIAPKAN PASUKAN UNTUK PENGAMANAN NATAL DAN TAHUN BARU
“Dalam kondisi tertib sipil sepeti ini tanggung jawab keamanan berada dibawah kepolisian, dan TNI membantu.”kata Panglima TNI, Jenderal TNI Djoko Santoso usai menyambut dan menerima Satgas Yon Mekanis Konga XXIII-B dari Lebanon,di Mabes TNI Cilangkap Jakarta timur, Rabu (10/12).
Menurut Djoko saat ini telah dikoordinasikan di tiap-tiap polda dan telah direncanakan berapa personel TNI tiap-tiap Kodam, Korem, dan Kodim diseluruh Indonesia untuk menyiapkan diri membantu kepolisian dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru mendatang.
Disinggung mengenai sinyalemen ancaman terror menjelang natal dan tahun baru mendatang, Panglima TNI, mengatakan pihaknya masih melakukan pendeteksian dan indikasi dugaan terror. Namun hingga saat ini belum ada penguatan sinyalemen tersebut Tapi TNI tetap melakukan kewaspadaan bahwa ancaman terror bisa timbul setiap saat.
Terkait dengan kerusuhan antar warga di Masohi Maluku Tengah beberapa waktu lalu, Djoko Santoso mengatakan situasi dan kondisi diwilayah tersebut sudah terkendali dan sekarang dilakukan tindakan lanjutan untuk mengamankan kestabilan wilayah termasuk kunjungan Pangdam, Kapolda dan Gubernur ke Masohi.
“Saya tadi pagi menelpon, bahwa pangdam, kapolda dan gubernur sedang persiapan untuk berangkat di bandara Patimura untuk ke Masohi. Laporan terakhir dikatakan situasi sudah terkendali dan sekarang dilakukan tindakan lanjutan untuk mengamankan kestabilan wilayah.”ujar Djoko
Selasa, 09 Desember 2008
FLU BURUNG DAN RABIES
HIMBAUAN
Korban tewas akibat gigitan anjing rabies di Flores, Nusa Tenggara Timur bertambah setelah Eston Lalu Djone (8), siswa SD Katolik Ende III, tewas digigit anjing yang diduga mengidap virus rabies. Esthon digigit anjing rabies beberapa pekan lalu, namun baru meningal dunia nenerapa hari kemudian. Hingga kini, jumlah korban tewas dalam 10 tahun terakhir tercatat mencapai 135 orang, di mana tiga kasus terjadi dalam tahun 2008 ini.Sebanyak 50 ribu dari 200 ribu anjing di wilayah Flores dan Lembata diperkirakan belum divaksinasi. Sementara data yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi NTT menyebutkan, jumlah kasus rabies dalam 10 tahun terakhir mencapai 620 kasus dengan jumlah korban tewas sebanyak 135 orang. virus rabies terdapat dalam air liur anjing yang terinfeksi. "Banyak hewan yang bisa menularkan rabies kepada manusia. Yang paling sering menjadi sumber dari rabies adalah anjing," kata Kepala Sub Dinas Kesehatan Hewan Dinas Peternakan NTT, Maria Geong. Sejak ditemukan wabah rabies di Flores Timur pada 1997, hingga Agustus 2008 terdapat 2.064 kasus. Dalam kurun waktu tersebut, di Kabupaten Manggarai tercatat 5.043 kasus, Ngada 3.362 kasus, Ende 2.186 kasus, Sikka 2.999 kasus, Lembata 747 kasus, dan Manggarai Barat 625 kasus.
Sementara itu, masih maraknya wabah flu burung maupun Rabies, warga diminta tetap waspada terhadap wabah Virus tsb yang dapat menyebabkan bahaya bagi jiwa manusia:
- terkait dengan hal tsb diatas :
Warga pemilik hewan peliharaan (Anjing) diminta agar memvaksin hewan tsb scr rutin, dan tidak dilepas begitu saja dan tetap berada dalam halaman rumah pemilik,krn jika dilepas dikhawatirkan dapat menggangu kenyamanan dan keamanan warga lainnya. - Warga dilarang memelihara hewan peliharaan (Ayam,Burung,Dll) dalam lingkungan perumahan.
AD/ART DKM MUSHOLLAH AR-RAHMAN RW-013
Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Sesuai dengan hasil musyawarah TIM 9 DKM Ar-Rahman RW-013 pada tanggal 22 November 2008,Kami telah beberapa kali mengadakan pertemuan intern untuk merumuskan penyusunan AD/ART DKM Mushollah Ar-Rahman RW-013 dan susunan pengurus,namun sehubungan dengan terjadinya hal-hal diluar kemampuan kami maka rumusan penyusunan AD/ART dan susunan pengurus tersebut baru dapat kami selesaikan.
Sehubungan dengan hal tersebut di atas,terlampir kami sampaikan hasil rumusan penyusunan AD/ART DKM Mushollah Ar-Rahman RW-013 dan susunan Pengurus,dengan harapan semoga rumusan penyusunan AD/ART serta pengurus ini telah dapat menampung aspirasi Warga sebagaimana disampaikan pada waktu musyawarah yang lalu.
Demikian,atas perhatian dan perkenannya kami ucapkan terima kasih.
Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Hormat kami,
Ketua Tim 9 Sekretaris
(Sukmo Wibowo) (Aris Hermawan)
Anggota ;
- Imam Salahudin - Slamet Widodo
- Anggy Pharmantara/M.Yusuf.P.S – S.Bayu Aji
- Anton Heriprasetianto - Fahri Anhar
- H.Damanik
ANGGARAN DASAR
DKM MUSHOLLAH AR-RAHMAN RW-013
BAB I.
Nama, Waktu dan Kedudukan
Pasal 1.
Nama
Organisasi ini bernama DKM Mushollah AR-Rahman RW-013
Pasal 2.
Waktu
Mushollah Ar-Rahman RW-013 berdiri pada tanggal 15 September 2005 di RW-013 Gugus Ganesha Telaga Kahuripan Bogor sampai batas waktu yang tidak ditentukan
Pasal 3.
Kedudukan
DKM Ar-Rahman berkedudukan di RW-013 Gugus Ganesha Telaga Kahuripan Bogor
BAB II.
Azas, Sifat, Fungsi dan Tujuan
Pasal 4.
Azas
DKM Ar-Rahman berazaskan Islam
Pasal 5.
Sifat
Aktivitas DKM Ar-Rahman RW-013 bersifat da’wah Islam
Pasal 6.
Fungsi
DKM Ar-Rahman RW-013 berfungsi sebagai forum bagi anggotanya untuk bersilaturahim, berkomunikasi dan berkontribusi
Pasal 7.
Tujuan
DKM Ar-Rahman RW-013 memiliki tujuan :
1.Meningkatkan silaturahim dan komunikasi antar Jamaah Warga RW-013
2.Menghimpun potensi Jamaah DKM Ar-Rahman dan mendayagunakannya untuk kepentingan da’wah Islam
3.Memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu pegetahuan dan peningkatan sumberdaya muslim
BAB III.
Anggota
Pasal 8.
persyaratan
Yang dapat diterima menjadi anggota ,Dewan Pelindung,Dewan Penasehat dan pengurus Mushollah Ar-Rahman RW-013 adalah warga Muslim RW-013
Dewan Pelindung adalah Ketua RW-013
Dewan Penasihat adalah para Ketua RT di lingkungan RW-013 ditambah Warga RW-013 yang memiliki komitmen untuk memajukan mushollah Ar-Rahman RW-013
BAB IV
Lambang dan VISI
Pasal 9.
Lambang
Lambang DKM Ar-Rahman RW-013 memiliki deskripsi sebagai berikut :
1. Tulisan ............. dengan warna .........
2. Gambar mushollah denagan warna .........
3. Garis dasar dengan warna ...........
Pasal 10.
Visi
Visi DKM Ar-Rahman RW-013 adalah Hablu mi Allah, hablu mina Naas
BAB V.
Perangkat Organisasi
Pasal 11.
Perangkat DKM Ar-Rahman terdiri dari Dewan Pelindung,Dewan Penasehat dan Pengurus
Pasal 12.
Musyawarah Warga (Besar)merupakan perangkat organisasi tertinggi DKM Ar-Rahman RW-013
BAB VI.
Keuangan
Pasal 13.
Keuangan
1. Keuangan DKM Ar-Rahman RW-013 diperoleh dari infak, donasi dan usaha secara halal dan sah
2. Keuangan dkm Ar-Rahman RW-013 dikelola oleh Bendahara
BAB VII.
Perubahan dan Pembubaran
Pasal 14.
Perubahan
Perubahan Anggaran Dasar ini dilakukan melalui musyawarah mufakat dan disetujui oleh sekurang-kurangnya dua per tiga anggota
Pasal 15
Pembubaran
Pembubaran Pengurus DKM Ar-Rahman RW-013 dilakukan melalui musyawarah Warga yang difasilitasi RW-013 dan dilakukan khusus untuk keperluan itu
BAB VIII.
Aturan Tambahan
Pasal 16.
Aturan Tambahan
1. Hal-hal yang belum diatur dalam anggaran dasar akan diatur dalam anggaran rumah tangga atau ketetapan lain yang tidak bertentangan dengan anggaran dasar
2. Anggaran dasar ini berlaku sejak tanggal ditetapkan
3. Semua peraturan dan ketentuan yang bertentangan dengan Anggaran Dasar ini tidak berlaku
Ditetapkan di Bogor,2008
Ketua
(…………….)
Sekretaris
(……………….)
Dewan Pelindung
(Ketua RW-013)
ANGGARAN RUMAH TANGGA
DKM MUSHOLLAH AR-RAHMAN RW-013 GUGUS GANESHA
BAB I
Pasal 1
Pasal 3
Pasal 4
Pasal 5
BAB II
BAB III
1.Masa bakti pengurus DKM Ar-Rahman adalah 2 (dua) tahun.
e. PJS Ketua DKM paling lama tiga (3) Bulan,sambil mempersiapkan pemilihan kepengurusan DKM Ar-Rahman RW-013 baru
Pasal 7
Pasal 8
Pelindung
PelindungYang berfungsi sebagai pelindung dan mediator antara pengurus DKM Ar-Rahman dgn pihak lain
BAB IV
Pasal 9
BAB V
Pasal 10Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga akan dimuat dalam peraturan/ketentuan-ketentuan tersendiri yang tidak bertentangan dengan Anggaran Rumah Tangga DKM Ar-Rahman RW-013.
Pasal 11
Ditetapkan di : BogorPada tanggal : 2008
PENGURUS DKM AR-RAHMAN RW-013 GUGUS GANESHA
Ketua
(…………………..)
Sekretaris
(………………….)
DEWAN PELINDUNG
(Ketua RW-013)
Kadet AAL
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno,S.H, secara resmi menutup Pendidikan Kadet Akademi TNI Angkatan Laut (AAL)Angkatan Ke-54 yang berjumlah 179 orang, Selasa (9/12), dalam suatu upacara di AAL, Bumimoro, Surabaya.Dalam sambutannya Kasal mengatakan, peristiwa ini merupakan langkah awalkeberhasilan para Kadet AAL yang perlu disyukuri dan selanjutnya segeramenyiapkan diri untuk menghadapi realita tugas-tugas di lapangan yangpenuh tantangan.Pada bagian lain Kasal mengajak kepada para lulusan agar untuk menjadi YosSudarso–Yos Sudarso muda yang haus akan ilmu, isi terus kemampuan dengan belajar lebih keras dan serius, serta belajar dari pengalaman paraPerwira Senior, karena apa yang diterima selama ini hanyalah berupailmu–ilmu dasar, pengembangannya akan sangat tergantung pada dirisendiri.Di bagian akhir amanatnya Kasal menekankan untuk terus memanfaatkan waktusebaik mungkin, sehingga para Kadet dapat menghadapi penugasan kelak, baikdi kapal, di pasukan maupun di pendirat. Jadikan momentum ini sebagaititik awal perjalanan tugas yang dihadapi.“Perjalanan panjang selalu dimulai dari langkah pertama, hal ituperlu diimbangi dengan kesadaran untuk segera merubah sikap mentalkehidupan Kadet dari yang selalu dibina dan dibimbing, menjadi perwirayang justru dituntut untuk mampu membina, membimbing dan menjadi atasansekaligus bapak, guru serta panutan bagi anak buah” kata Kasal.Menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) LaksamanaPertama TNI Iskandar Sitompul, S.E. ke-179 Kadet AAL tersebut terdiri dari57 orang dari Korps Pelaut, 30 orang Korps Tehnik, 16 orang KorpsElektronika, 34 orang Korps Suplai dan 42 orang Korps Marinir. Merekaselanjutnya akan dilantik bersama dengan taruna dari angkatan lain dalamsuatu upacara Prasetya Perwira tanggal 17 Desember 2008 yang dipimpinlangsung oleh Presiden RI.Lebih lanjut Kadispenal menjelaskan, lulusan terbaik pada Pendidikan KadetAAL angkatan ke-54 ini adalah Sersan Mayor Satu Kadet (Serma Tukad) MahmudRidho Ardi dari Korps Pelaut. Ia merupakan putra Bengkulu alumnus SMUTaruna Nusantara Magelang putra dari bapak Budyono dan ibu Helmayani.
RUU KEAMANAN NASIONAL
Dengan adanya penolakan RUU Keamanan Nasional (Kamnas) oleh DPR RI beberapa waktu yang lalu, Menkopolhukam telah menunjuk Lemhannas untuk membuat konsep dasar akademis tentang RUU Kamnas yang disusun secara independen. Selanjutnya konsep dasar tersebut baru diserahkan oleh Menkopolhukan kepada Menteri pertahanan dalam hal ini Departemen Pertahanan.
Setelah konsep dasar yang dibuat oleh Lemhannas diterima Departemen Pertahanan dari Kemenkopolhukam, Selanjutnya Menhan menunjuk Sekjen Dephan untuk menggodog konsep dasar tersebut menjadi RUU Keamanan Nasional (Kamnas).
Perkembangan konsep dasar sebagai bahan RUU Kamnas tersebut, saat ini baru memasuki tahap merancang kerangka waktu dan “belum mamasuki tahap pembahasan” baik pada tingkat Kelompok Kerja (pokja) maupun tingkat Panitia Antar Departemen (pantardep) yang nantinya akan dibentuk. Beberapa Departemen yang akan dilibatkan dalam pembahasan konsep akademis RUU Kamnas, yaitu Departemen Pertahanan, Departemen Hukum dan HAM, Departemen dalam Negeri, Departemen Luar Negeri, Sekertariat Negara dan Kepolisian RI.
Sejalan dengan proses pembahasan RUU Kamnas, nantinya Pantardep akan meminta dan menerima berbagai masukan dari berbagai pihak antara lain dari akademisi, politisi maupun dari pemerintah yang direncanakan akan dilaksanakan pada awal tahun 2009. Diharapkan berbagai masukan tersebut dapat menyempurnakan konsep RUU Kamnas sehingga menjadi lebih akomodatif dan dapat diterima diberbagai kalangan
RUU Keamanan Nasional (RUU Kamnas) merupakan salah satu dari 12 Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2005-2009. Sedangkan Departemen Pertahanan adalah penjuru dalam penyusunan RUU Kamnas tersebut. Penjelasan proses perkembangan RUU Kamnas ini, diharapkan memberikan pemahaman bagi berbagai kalangan.
Senin, 01 Desember 2008
Buka mata, Buka mata! Buka otak! Buka telinga!
- SEMUA BUAT SEMUA ; BUKAN UNTUK SATU GOLONGAN
- Saudara-saudara yang bernama kaum kebangsaan yang di sini, maupun Saudara-saudara yang dinamakan kaum Islam, semuanya telah mufakat, bahwa bukan negara yang demikian itulah kita punya tujuan. kita hendak mendirikan suatu Negara 'semua buat semua'. Bukan buat satu orang, bukan buat satu golongan, baik golongan bangsawan, maupun golongan yang kaya, tetapi 'semua buat semua'.
- Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945
- Kita mendirikan negara Indonesia, yang kita semua harus mendukungnya. Semua buat semua! Bukan Kristen buat Indonesia, bukan golongan Islam buat Indonesia, bukan Hadikoesoemo buat Indonesia, bukan Van Eck buat Indonesia, bukan Nitisemito yang kaya buat Indonesia, tetapi Indonesia buat Indonesia, semua buat semua!
- Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945
- Negara Republik Indonesia ini bukan milik sesuatu golongan, bukan milik sesuatu agama, bukan milik sesuatu suku, bukan milik sesuatu golongan adat-istiadat, tetapi milik kita semua dari Sabang sampai Merauke!
- Sumber: Soekarno, “Pidato di Surabaya, 24 September 1955’’
- "Saudara-saudara dan rombongan : Buka mata, Buka mata! Buka otak! Buka telinga! Perhatikan, perhatikan keadaan! Perhatikan keadaan dan sedapat mungkin carilah pelajaran dari hal hal ini semuanya, agar supaya saudara saudara dapat mempergunakan itu dalam pekerjaan raksasa kita membangun Negara dan Tanah Air!".
- Kebangsaan Indonesia yang bulat! Bukan kebangsaan Jawa, bukan kebangsaan Sumatra, bukan kebangsaan Borneo, Sulawesi, Bali atau lain-lain, tetapi kebangsaan Indonesia, yang bersama-sama menjadi dasar satu nationale staat.
- Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945
- Internationalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak berakar di dalam buminya nasionalisme. Nasionalisme tidak dapat hidup subur, kalau tidak hidup dalam taman sarinya internasionalisme.
- Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945
--- Ini dadaku, mana dadamu? Kalau Malaysia mau konfrontasi ekonomi, Kita hadapi dengan konfrontasi ekonomi. Kalau Malaysia mau konfrontasi politik, Kita hadapi dengan konfrontasi politik. Kalau Malaysia mau konfrontasi militer, Kita hadapi dengan konfrontasi militer
- Apakah kita mau Indonesia merdeka yang kaum kapitalisnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua orang cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang pangan kepadanya?
- Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945
- Kemerdekaan hanyalah diperdapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad 'Merdeka, merdeka atau mati'!
- Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945
Sabtu, 08 November 2008
MENANTI KEPENGURUSAN DKM AR-RAHMAN RW-013 BARU YANG DIHARAPKAN
Sepakat bahwa untuk melaksanakan poin 2 di atas perlu dibentuk TIM KHUSUS yang bertugas :
a. Menyusun Juklak Teknis Tata Cara dan Tata Tertib Pengelolaan DKM Ar-Rahman RW-013 (atau dapat disebut AD/ART).
b. Menyusun Teknis Pelaksanaan Pemilihan Kepengurusan DKM Ar-Rahman RW-013 yang baru.
Sepakat bahwa TIM KHUSUS tersebut terdiri dari 9 (sembilan) orang yang beranggotakan al :
1. Ketua RW-013 : B. Sukmo Wibowo 2. Ketua RT 001 : Imam S. Sholahuddin
3. Ketua RT 002 : Aris Hermawan 4. Ketua RT 003 : Anggy Pharmantara
5. Ketua RT 004 : Anton Heri P 6. Ketua RT 005 : Slamet Widodo
7. Pengurus DKM : Fahri Anhar 8. Wakil Jemaah : R. Damanik
9. Ketua Paguyuban Tanah Makam : Senggono Bayu Aji
Sepakat bahwa TIM KHUSUS tersebut di atas diberi batas waktu hingga 10 januari 2009 untuk menyelesaikan point 3.a dan 3.b di atas.
Sepakat bahwa anggota TIM KHUSUS (Selain Warga RW-013) dapat dicalonkan dalam pemilihan kepengurusan DKM Ar-Rahman yang baru. Detail mekanisme pencalonan ini akan ditentukan kemudian.
Sepakat bahwa akan dibentuk TIM PELAKSANA TEKNIS Pemilihan Kepengurusan DKM Ar-Rahman yang baru untuk melaksanakan point 3.b di atas yang diatur kemudian sesuai dengan mekanisme yang disepakati bersama.
Sepakat bahwa selama TIM KHUSUS tersebut bekerja, Pengurus DKM AR-Rahman saat ini dapat tetap melaksanakan tugasnya dengan tetap memperhatikan :
a. Semua Aspirasi dan Harapan Warga RW-013
b. Semua Kesepakatan yang terbentuk berdasarkan hasil Rapat Koordinasi RW-RT-DKM Ar- Rahman tanggal 01/11/08.
c. Menjaga Kerukunan Hidup bertetangga maupun Keberagaman Agama di lingkungan RW-013 Gugus Ganesha.
Sepakat bahwa hal-hal lain yang berkaitan dengan poin-poin kesepakatan ini akan ditentukan kemudian sesuai dengan mekanisme yang berlaku serta menjunjung tinggi kerukunan warga RW-013 Gugus Ganesha.
Kesepakatan tersebut di atas wajib dipatuhi dan di hormati oleh seluruh Warga RW-013 Gugus Ganesha.(01 November 2008,Sekretariat RW-013)